Hati-Hati Jika Vagina Anda Kering! Simak INI!!!

gejala, penyebab, dan cara menyembuhkan vagina kering

Vagina Kering - Ketika Vagina kering dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan rasa nyeri saat berhubungan seksual dengan pasangan. Bukan itu saja, vagina kering juga dapat menyebabkan kesulitan untuk berolahraga, bahkan berjalan.

Pada Vagina yang normal, akan terasa lembab karena memiliki pelumas alami yang diproduksi oleh leher rahim atau serviks. Karena adanya pelumas alami ini, saat berhubungan seksual vagina tidak terasa nyeri. Selain sebagai Pelumas, cairan jernih tersebut juga bertugas melindungi vagina dari infeksi dan juga menjaga vagina agar bersih. Caranya adalah dengan cara mengalirkan darah menstruasi maupun sel-sel mati ke luar vagina agar tidak membahayakan vagina itu sendiri.

Penyebab dan Cara Mengatasi Vagina Kering

Pada kondisi vagina mengalami kekeringan, para penderita biasanya merasakan vagina seperti terbakar atau terasa gatal. Lapisan yang dimiliki vagina yang kering biasanyanya sudah tidak elastis atau tipis. Lapisan yang dimiliki penderita cenderung lebih kering dan tipis. Hal ini akan lebih mudah menimbulkan iritasi dalam vagina karena kurangnya asam pada vagina.

Penyebab Vagina Kering

Selama kadar hormon estrogen cukup, Jumlah pelumas alami yang dibutuhkan vagina dapat optimal. Tidak hanya itu saja, fungsi Estrogen yang lain juga menjaga lapisan vagina tetap sehat elastis, dan tebal.

Akan tetapi, dalam masa menopause, produksi hormon estrogen mulai berkurang dan secara bertahap berhenti memproduksi estrogen. Ini terbukti pada lebih dari 50% perempuan berusia 51-60 tahun. Ketika kadar hormon estrogen menurun, vagina akan mengalami atrofi, dimana vagina menjadi kurang elastis dan lebih tipis. Bukan hanya itu saja, keadaan atrofi akan membuat vagina kering karena jumlah pelumas alami yang tersedia ikut menurun.

Bukan hanya faktor menopause saja yang menjadi penyebab vagina kering, kondisi umum seperti berikut juga bisa menjadi penyebab vagina kering.

  1. Baru melahirkan atau sedang menyusui
  2. Kurang melakukan pemanasan atau foreplay sebelum melakukan hubungan intim
  3. Memiliki alergi
  4. Memiliki masalah dalam hubungan dengan pasangan atau lingkungan sosial
  5. Menggunakan produk kebersihan tertentu seperti sabun yang keras ataupun spray
  6. Mengonsumsi antidepresan tertentu ataupun obat-obatan dekongestan
  7. Menjalani perawatan untuk kanker seperti kemoterapi atau radioterapi
  8. Merasa cemas
  9. Pernah menjalani operasi pengangkatan indung telur atau ovarium
  10. Stres
  11. Vagina terkena bahan kimia seperti bahan kimia yang ada di pemandian air panas atau kolam renang
  12. Vagina terkena detergen
  13. Menderita diabetes.

Langkah Tepat Penanganan Vagina Kering

Dibawah ini adalah beberapa cara menangani vagina yang mengalami kekeringan. Akan tetapi sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Sebelum melakukan langkah-langkah dibawah ini.

1. Menggunakan Pelumas pada Vagina yang Kering

Untuk beberapa jam, Pelumas berbahan dasar air sangatlah efektif. Selain berfungsi untuk melembapkan vagina juga untuk memudahkan pembukaan vagina saat melakukan penetrasi. Beda lagi dengan Pelumas yang berbentuk krim yang biasanya dapat bertahan hingga seharian penuh.

2. Menggunakan Pelembab Vagina

Meski hanya dengan satu kali pemakaian Pelembap vagina sangat efektif untuk mengurangi kekeringan pada vagina selama beberapa hari kedepan.

3. Menggunakan Cincin Estrogen Vagina

Sebuah Benda lembut berbentuk cincin ini akan dimasukkan ke dalam vagina si perempuan. Dan Nantinya cincin ini akan melepaskan hormon estrogen secara bertahap dan konstan ke jaringan vagina wanita. Cukup lama untuk mengganti cincin ini, yaitu sekitar 12 mingguan.

4. Menggunakan Tablet Estrogen Vagina

Ingat, Tablet ini bukan untuk diminum melinkan untuk dimasukkan ke dalam vagina, penggunaannya yaitu selama dua minggu pertama, satu kali dalam sehari. Dan setelah anda melewati minggu pertama, terserah anda, Anda dapat menggunakannya dua minggu sekali hingga tidak lagi membutuhkannya sama sekali.

5. Menggunakan Krim Estrogen Ms. V

Anda dapat mengoleskan krim ke dalam vagina dengan menggunakan aplikator. Krim digunakan setiap hari selama 1-2 minggu, kemudian kurangi frekuensinya menjadi 1-3 kali seminggu atau sesuai rekomendasi dokter.

6. Terapi Hormon

Bagi wanita yang mengalami vagina kering karena perubahan hormon, Terapi ini sangatlah dianjurkan. Ada dua cara yang biasanya dilakukan dalam terapi ini, yaitu yang pertama minum pil atau oral. Dan yang kedua adalah mengaplikasikan hormon pada kulit agar terserap ke dalam tubuh atau transdermal.

Biasanya Metode transdermal menggunakan spray. Hati tidak akan menerima dampak apapun ketika melakukan terapi Transdermal, sebaliknya, cara oral dapat berdampak pada hati karena hati pasti akan dilewati oleh pil estrogen yang masuk ke dalam tubuh.

Anda harus tahu ini. resiko yang dimiliki terapi hormon ini lumaya besar. Beberapa Penelitian jangka panjang menemukan bahwa konsumsi pil hormon estrogen dapat meningkatkan risiko stroke serta kanker lapisan rahim pada wanita yang  telah berumur lebih dari 50 tahun. Bukan hanya itu saja, mengonsumsi pil kombinasi hormon estrogen dan progesteron juga meningkatkan risiko terkena stroke, serangan jantung, dan kanker payudara, dibandingkan dengan perempuan yang tidak mengonsumsi pil hormon dan terapi hormon.

7. Banyak Konsumsi Kedelai

Kandungan isoflavon yang ada pada Kedelai bekerja seperti hormon estrogenb bagi tubuh, akan tetapi bedanya adalah yang dilakukan kedelai lebih lembut. Mengonsumsi makanan yang kaya akan kedelai diduga dapat memperbaiki gejala kekeringan vagina, akan tetapi hingga kini penelitian tentang hal itu masih terus dilakukan.

Setiap jenis produk estrogen dapat memiliki efek samping seperti nyeri pada payudara pendarahan pada Ms.V. bukan hanya itu saja, tablet, krim, maupun cincin vagina sangat tidak dianjurkan untuk wanita hamil maupun ibu menyusui, wanita yang memiliki riwayat pendarahan vagina, kanker endometrium, ataupun mereka yang pernah menderita kanker payudara.

Nah, untuk mengobat vagina kering, ada beberapa obat herbal yang menjadi pilihan dari dokter spesialis reproduksi. Salah satunya yaitu dengan mengkonsumsi XCure. XCure merupakan obat yang terbuat dari 100% bahan herbal alami yang mempunyai manfaat untuk mengatasi masalah reproduksi yang disebabkan oleh penyakit degenerative. Salah satu masalah reproduksi yang disebabkan masalah degenertatif adalah vagina yang kering. XCure yang mempunyai bahan-bahan yang luar biasa tentunya sangat mudah untuk membuat vagina anda lembap kembali.

Bukan hanya itu saja, XCure juga sudah teruji secara klinis mampu mengibati vagina kering dengan cepat dan aman tentunya. Tidak ada produk lain yang lebih aman dari XCure dalam mengobati vagina kering. Selengkapnya Tentang XCure, Baca DISINI >>>

Atau anda sudah menjadi pelanggan kami, untuk Pemesanan XCure, Klik Disini >>>

Alamat Kantor

Jl. Mulya No.46 Kudus, 59332, Jawa Tengah, Indonesia

CUSTOMER SERVICE I (ANDRA)

  • Pin BBM 5F351097
  • Telepon/SMS/WA 089661735171
  • Email terlalucepat45@gmail.com
  • LINE devi.aura
    Line Devi Aura

CUSTOMER SERVICE II (SUSAN)

  • Pin BBM D12EA3D5
  • Telepon / SMS 081375763726
  • Email terlalucepat45@gmail.com
  • LINE 081375763726
    Line Devi Aura

Hari & Jam Kerja

Senin-Sabtu, 08:00-16:00 WIB

Diluar jam kerja, bisa SMS/email